Terimakasih SEF UGM

22 desember 2013, Tepat 365 hari saya diamanahkan sebagai ketua SEF UGM 2013, dan pada hari ini MUKTAMAR XIII SEF UGM telah mengamanahkan tongkat estafet kepengurusan.

Menjadi Seorang ketua bukanlah hal yang mudah, tidak pernah terbesit dalam benak saya sebelumnya memegang amanah yang begitu besar. Dari SEF UGM saya belajar banyak hal mulai dari arti kekeluargaan, makna persahabatan, hakikat pengorbanan, hingga  buah kesuksesan, langkah demi langkah yang dijalani dalam SEF UGM terasa begitu berarti bagi saya, setiap langkah memberikan makna dan pesan yang berbeda dan membuat saya BELAJAR dalam setiap langkahnya. Berat memang, tapi saya memiliki orang-orang hebat yang mau memberikan pundaknya.

Maish tersimpan dalam ingatan, betapa sulitnya saya dalam menentukan pilihan ini, tapi sekarang saya sadar bahwa SEF UGM yang saya BUTUHKAN. Terlalu banyak yang telah diberikan SEF UGM kepada saya, dan tidak banyak yang dapat saya berikan sebagai seorang ketua. Dan satu hal penting yang saya sangat berharga dalam organisasi ini bahwa “Bukanlah nama besar organisasi yang menjadi tujuan, melainkan membesarkan orang-orang didalamnya” suatu nilai yang sangat mulia, bagi saya inilah makna sesungguhnya dari ukhuwah dan  SEF UGM telah membuktikan hal ini.

Teruntuk rekan, sahabat, dan keluarga Pengurus harian SEF UGM, menjadi suatu kehormatan bagi saya diizinkan untuk memimpin teman-teman dalam menjalankan kepengurusan 2013, 20 orang dengan karakteristik dan kompetensi yang beragam mengajarkan saya banyak hal dari hal yang terkecil hingga capaian yang besar. Terimkasih banyak atas suka, duka, dan letih yang kalian lakukan untuk SEF UGM, sungguh keikhlasan, semangat, dan senyum kalianlah yang menguatkan dan mayakinkan saya bahwa BERSAMA kita bisa mencapai tujuan.

Teruntuk teman, sahabat, dan adik SEFers 2012, inilah waktunya kalian. Ditangan ketua terpilih yang lebih baik, saya dan kami yakin bahwa kalian bisa saling berjabat tangan, menyatukan pundak, dan berjuang bersama unttuk SEF UGM yang lebih baik. Kalian sudah dipercaya maka jadilah PEMIMPIN  itu !

Sekali lagi untuk semua SEFers 2012 bukan persoalan dimana kalian berkontribusi tapi bagaimana kalian berkontribusi. Selama kalian yakin bahwa itu yang terbaik untuk kalian maka lakukanlah, dan kami akan selalu membuka tangan untuk mendukung teman-teman. Dan pastikan bahwa kami akan menjadi orang yang pertama tersenyum saat teman-teman dapat menjalani amanah dengan baik.

Dan teruntuk SEFers 2013, yakinlah bahwa kalian berada di wadah yang tepat ! kalian bersama orang-orang yang tepat ! dan kalian bergerak dalam jalan yang benar !. Pupuklah Semangat kalian, jaga motivasi kalian, dan ungkapkan keluh kesah kalian. Bersamai kakak SEFers 2012 dalam mencapai tujuan SEF UGM, karena ingat kalian dalam proses belajar dan untuk dapat berproses dengan baik maka kalian harus memberikan yang terbaik. Sekali lagi Muktamar XIII menjadi saksi bahwa ditangan temen-temen 2012 dan 2013 lah Kemajuan SEF UGM.

Senang, bangga, dan haru saya rasakan dalam Muktamar XIII, melihat antusias, kekompakan, dan rasa peduli teman-teman terhadap lembaga ini. Hal itulah saya rasa yang jauh lebih penting dari sekedar hasil yang didapat, dan disni saya kembali belajar bahwa Proses jauh lebih berharga dari sebuah hasil, dan dengan memastikan proses berjalan dengan baik maka kamu akan belajar banyak hal dari proses itu.

” Jika ada yang bertanya dengan lantang SIAPA KALIAN ? maka saya akan menjadi orang yang dengan bangga mengatakan bahwa saya SEF UGM !”

Part 1
#SEFUGM

 

1 Comment

Filed under Terbuka

University Visit to Singapore Management University

It’s been a long time since last time i wrote on this blog. So .. in this middle of midterm, i would like to share about the visit that held by Shariah Economics Forum to Singapore Management University. We just came from singapore, the visit is on 31 oct – 02 nov  and the real visit is on 1st of nov.

So during that day we came to SMU and met with professor Andrew White as the director  of international islamic law forum (IILF) at School of Law SMU. He was kind, humble and open so he allowed us to come to his room “the real his room” we talk about SMU a little there, about his program, and his perspective about Islamic Economics, although it was only 15 minutes (if i’m not mistaken- because we coming late and he has a very important meeting after) it was a nice and really warm welcome.

We have the real event after, it was the Visiting Scholar Lecture  that held by international Islamic law and finance with the speaker Mr. Patrick Rochete as principal representative, dubai office the theme is “Islamic Banking Hedging Products”. Who attend to this event is the expertise and professor from around the world like from australia, french, and also Indonesia (BI).  They also have another visitors from Surabaya, and also with the practices on islamic institution which are the graduate student of Prof  Andrew White. It was full of intellegent people around the world.

Scholar Lecture on IILF SMU

Well actually  the topic that discussed here is really hard for us ( SEF delegation) cause the topic is about hedging and swap in Islamic Finance. But, it was really interesting, especially for me who has mayor at Management, we discuss about the Islamic Finance product there,  and that’s why it’s become interesting …

At first speech Patrick delivered about what is Islamic Economics and why Islamic Finance is exist, he also talk a lot about the condition of Islamic finance around the world and the market share of it nowadays. It was so pessimistic  at first when he said our condition right know, on how our proportion to whole financial industry is only 4 %, on how not many  people around the world use Islamic finance as constant, and on how there are no suitable product for business in Islamic finance, and these things  is the big question for us ???

At the end, he came up with the words that ” Islamic finance and economics is exist, and it will growing up for the future. We can’t deny this kind of knowledge, we can’t let it go as nothing happened. But our job is how we pursue to make islamic finance better, and how we face this thing with a good preparation. And for dong this, we need much much perspectives from any institution, need a thought from any business doer, we can’t depend on moslem only, and we can’t depend on some group only. Because it’s Happening, so we have to develop!”

Well as moslem i’m little bit ashamed, but on the other it is happened, so we have to change ..

Fist time, Patrick Told a lot about Islamic Economics and Islamic Finance that the main principal of Islamic Economics is how justice and fairness could be applied in business, and it is the real objectives of Islamic Economics. The key elements of Islamic Economics is sharing profit and also sharing of  risks instead. In Islamic Economics getting profit could be done by two elements, the first is investment and second is margin, that’s all and the other is not allowed. Islamic economics is also prohibit of riba, which means it’s not allowed for none risks activity. And the consequencies of it the management risk of institution has to be good. The last thing is everything must be based on contract (fiqh Muamala) so it was certain and uncertainty is prohibit in Islamic economics.

Islamic Finance is derived from principal of Islamic economics that applied in business industry. Doing Islamic Finance in Business Industry was like doing big figure but small proportions, like sukuk is only 0.5 percent of global bonds around the world. And Islamic Finance still need to find a way to satisfy the demand of the industry. This far Islamic Finance is discussed and solved by the common sense so that’s why Islamic finance is not growing that goods. But this is the starting point, for starting point this is the emerge industry, and has the big potential, so this is good for the start.

To be continued …..

– Well Sorry, i have to postpone my writing, cause i have two exams tomorrow. Happy Reading and waiting 🙂

SEF UGM to SMU

1 Comment

Filed under Terbuka

SEF UGM, Half Way …

Image

16 Juni 2013

    Tidak terasa separuh perjalanan kami telah kami lalui, masih terniang ketika kami pertama bertemu dan membuat rencana kerja untuk satu tahun kedepan, ya tepatnya Minggu, 24 Februari 2013 saat Rapat Kerja SEF UGM untuk kepengurusan tahun 2013 berlangsung. Kurang lebih 6 bulan sudah kami lalui bersama, bukan waktu yang lama dan bukan pula waktu yang sebentar dalam satu tahun kepengurusan.

                Berbagai kegiatan dan program kerja telah kami laksanakan, baik kegiatan yang bersifat rutin seperti diskusi intelektual, kajian kontemporer, diskusi internal, dsb. Maupun, program kerja yang bersifat tahunan seperti Milad SEF, Delegasi Temilnas, Riset Besar yang tidak bisa saya sebutkan disini satu persatu. Keringat, usaha, dan doa tercurahkan dari para anggota untuk menyukseskan kegiatan-kegiatan tersebut, hal ini sangatlah patut untuk diapresiasi, bahkan tidak cukup dengan hanya sebuah ucapan terima kasih. Keikhlasan merekalah yang bisa sebanding dengan apa yang telah mereka berikan untuk organisasi ini.

Tidak ada orang yang pintar dalam berorganisasi yang ada hanyalah orang yang belajar dalam berorganisasi.

Setengah perjalanan telah dilalui SEF UGM untuk mencapai tujuannya (menjadi role model bagi kelompok studi lain), tentunya banyak hal yang bisa dipelajari dari perjalanan tersebut, setiap langkah yang dilaksanakan pastilah memberi arti  bagi semua stakeholdernya. Evaluasi dilaksanakan bukan karena kita buruk dalam melangkah, evaluasi dilaksankan agar kita bisa belajar untuk melangkah lebih baik. Dari situlah evaluasi tengah tahun SEF UGM dilaksanakan.

                ETT SEF UGM, memberikan begitu  banyak arti bagi SEF kedepannya. Kesempatan masih terbuka lebar untuk memperbaiki dan belajar lebih. Seluruh aspek dalam organisasi ini memaparkan pembelajaran yang telah dilakukannya selama setengah tahun, berbagai koreksi dan evaluasi juga dipaparkan demi SEF yang lebih baik kedepannya, dilanjutkan dengan diskusi terkait evaluasi setengah tahun perjalanan baik dari Pengurus Harian maupun dari MPS. Acara tersebut ditutup dengan pembacaan SEF Awards yang merupakan ajang penghargaan bagi departemen dan anggota SEF UGM, untuk menghargai apa yang telah mereka berikan, dan siapa yang telah berkontribusi lebih. Selamat untuk para pemenang, dan selamat untuk kita semua karena bisa bertahan hingga tengah tahun kepengurusan merupakan suatu prestasi yang patut dibanggakan.

Dedicated for SEF 2011:

Teman-teman PH SEF, waktu kita hanya tersisa separuh, kurang dari 6 bulan waktu yang tersisa untuk kita. Bukan untuk menyelesaikan program kerja, bukan untuk berusaha tanpa makna, dan bukan untuk memberi tanpa arti. Tapi lebih dari itu, separuh waktu kita tersisa untuk meyakinkan diri kita bahwa kita tidak menyesal berada disini, separuh waktu kita untuk memahami satu sama lain, dan separuh waktu kita tersisa untuk membentuk suatu keluarga baru, keluarga yang kita inginkan. Terlihat sulit memang untuk mencapainya, tetapi tiada kata tidak mungkin jika kita bersama-sama berjuang di dalamnya, tiada kata tidak bisa jika satu sama lain bisa saling melengkapi.

Teman-teman, mari bersama ulurkan tangan untuk saling menguatkan, mari bersama satukan kekuatan untuk mencapai tujuan. Penyesalan selalu datang di akhir, dan penyesalan bukanlah hal yang indah untuk diingat.  SEF in Excellence bukanlah tanpa makna, bahwa memang kita harus berjuang lebih untuk berjalan dalam organisasi ini, bahwa kita harus berusaha lebih untuk menuju lebih baik, dan semua hal itu tidak akan bisa kita jalankan jika kita tidak lebih erat dari hari sebelumnya.

Semangat teman-teman. selembar kertas putih kembali terbuka, kitalah yang menentukan dengan tinta apa kita akan menulis, dan kita juga yang menentukan tulisan apa yang akan kita torehkan.

Dedicated for SEF 2012:

                Teman-teman SEF 2012, apa yang telah teman-teman berikan untuk SEF sangatlah berharga, dan apa yang telah teman-teman korbankan untuk organisasi ini tidak bisa terbayarkan dengan apa yang kami berikan. Tetapi ingat teman-teman bahwa roda terus berputar dan waktu akan cepat berlalu, kamipun (SEF 2011) tidak akan lama memegang tongkat estafet kepengurusan ini. Gunakanlah separuh waktu yang tersisa dengan sebaik mungkin, gunakanlah separuh waktu yang ada bukan unntuk menunjukkan bahwa kalian yang terbaik, bukan untuk menunjukkan bahwa kalian menghargai kami, tapi lebih dari itu, gunakan separuh waktu yang ada untuk belajar lebih dan memperkaya diri kalian, dan gunakan waktu itu untuk meyakinkan diri kalian bahwa kalian tidak menyesal berada disini. Karena kalian permata bagi SEF UGM, kalian adalah kader yang akan meneruskan estafet kepengurusan ini, dan lebih dari itu kalian adalah keluarga yang akan menentukan mau dibawa kemana keluarga kecil ini kedepannya.

                Tidaklah banyak ilmu yang dapat kami berikan, karena kami yakin teman-teman lebih paham dari kami. Akan Tetapi, mari bersama belajar untuk mencapai hal yang lebih baik lagi, mari bersama belajar untuk mempersiapkan diri kita mencapai tujuan bersama. Dengan belajar bersama, tidak ada ilmu yang tidak bisa kita kuasai, dan dengan saling melengkapi tidak ada kesulitan yang tidak bisa diselesaikan. Sekali lagi, semangat untuk teman-teman 2012, mari bersama mempergunakan separuh waktu yang tersisa secara bijak dan bermanfaat, mengutip kata salah satu PH SEF bahwa kalian sudah dewasa.

Selamatkanlah organisasinya, selamatkanlah orang-orang didalamnya

                Setidaknya, kalimat itulah yang bisa menjadi penutup bagi tulisan ini. Setengah perjalanan telah kita lewati, mari kita ambil pelajaran dari setiap perjalanan tersebut dan bersiap untuk melaksanakan perjalanan baru. Segala hal yang buruk mari kita tinggalkan dan segala hal yang baik mari kita jadikan bekal untuk separuh perjalanan kedepan. Amatlah merugi  orang-orang yang hari esoknya sama dengan hari kemarin, dan celakalah orang-orang  yang hari esoknya lebih buruk dari hari kemarin. Bergegaslah kawan untuk bersiap, karena perjalanan akan dimulai kembali. Bersegaralah kawan untuk bersatu karena tujuan kita yang satu sudah menunggu.

Image

Best Regards,

Muhamad Andira Barmana

Leave a comment

Filed under Terbuka

SEF 2013, Here We GO !!

Image

Dedicated for: Pengurus Harian SEF UGM 2013

 

                23 Desember 2012, menjadi tanggal yang cukup bersejarah, tanggal ini menjadi tanggal yang tidak terlupakan baik untuk saat ini maupun kedepannya. Tentu harapannya tidak hanya tanggal ini saja yang bersejarah, akan tetapi, satu tahun kepengurusan kami para PH SEF UGM 2013 akan menjadi sejarah pula bagi perjalanan SEF UGM. Yap, pada tanggal ini telah dilaksanakan Muktamar XII SEF UGM dimana pada muktamar ini diadakan pemilihan ketua SEF periode 2013 untuk melanjutkan estafet kepengurusan, selain itu pada muktamar ini juga ditentukan Garis Besar Haluan Kerja sebagai dasar bagi penyusunan program kerja untuk kepengurusan berikutnya.

                Tidak terasa 2 bulan sudah berlalu semenjak serah terima jabatan, tidak terasa juga sudah 2 bulan saya mengemban amanah sebagai ketua SEF UGM, walaupun memang secara riil tidaklah murni selama 2 bulan, akan tetapi dalam 2 bulan ini banyak hal dan kegiatan yang berlangsung untuk mengawali kepengurusan SEF UGM 2013, dari mulai Sharia Economist Training (SET), Temu Ilmiah Regional (Temilreg), Second UI, Mini OPREC, dan kegiatan lainnya yang cukup mewarnai awal kepengurusan. Semua kegiatan tersebut berjalan begitu cepat sehingga 2 bulan berlalu hanya seperti 1 minggu.

                Berbagai perasaan dan paradigma muncul dalam mengawali kepengurusan ini. Apakah kami mampu membawa kepengurusan 2013 lebih baik? Apakah kami mampu menjalankan renstra untuk tahun 2013? Dan Apakah bisa kepengurusan 2013 menjadi landasan bagi tercapainya renstra 2015?. Semua pertanyaan itu mencuat dalam benak saya, dan terkadang rasa takut dan cemas datang menyelimuti tanpa pandang waktu baik di waktu lapang maupun di waktu sempit, dan saya yakin pertanyaan tersebut juga muncul dalam benak para pengurus harian SEF 2013.

                SEF in Excellence menjadi tema besar bagi jalannya kepengurusan SEF 2013, hal ini memiliki arti SEF 2013 berusaha menyeimbangkan antara kondisi internal yang dimiliki dengan kondisi eksternal yang coba dibangun, dengan menyeimbangkan kedua hal tersebut maka sangatlah mungkin bahwa SEF UGM 2013 akan menjadi Role Model sebuah kelompok studi, baik di tingkat regional maupun nasional. Tema tersebut memang terlihat sangatlah tinggi bahkan jika dilihat secara realita sangatlah sulit untuk menyeimbangkan antara sisi internal dan eksternal akan tetapi, seperti kata pepatah –keep our dreams alive.. and we will survive-, -all my life changing everyday in every possible way-  hal ini menyatakan bahwa tidaklah boleh kita berhenti dalam bermimpi, dan kita akan selalu belajar juga berubah ke arah yang lebih baik karena pembelajaran tersebut.

                Pengurus Harian SEF UGM 2013, bukanlah hanya sekelompok orang biasa, tapi mereka adalah sekelompok orang luar biasa, yang diamanahi oleh Allah (melalui perantara saya) untuk mengemban amanah dalam dakwah Ekonomi Islam sesuai dengan kapabilitasnya masing-masing, ingatlah bahwa la yukallifu nafsan illa wusahaa bahwa sesungguhnya Allah tidak akan memberikan cobaan kepada suatu hamba melampaui kemampuan hamba-Nya.

Nurul wakhidah dengan sifat amanah, kecerdasan dan sikap kritis yang dimilikinya sehingga diamanahi sebagai Sekertaris Jenderal sekaligus menjadi wakil saya dalam pembuatan kebijakan di SEF UGM, Hesti Setyaningrum dan Anindya D Mentari dengan keuletan juga ketelitian dari keduanya sehingga diamanahi sebagai bendahara SEF UGM, Yanis Prihantika M dengan ketangkasan dan sifat rajinnya sehingga diamanahi sebagai sekretaris SEF UGM, Noviati wani W yang memiliki kesabaran dan kegigihan yang tinggi diamanahi sebagai kepala departemen PSDM ditemani oleh Kurniawan saukat A yang juga sangat sabar dan dekat dengan semua orang serta Doddy P yang memiliki kepedulian yang sangat tinggi. Dilanjutkan dengan departemen kajian dengan Shufi Ichsanul B yang sangat kritis juga intelek sebagai kepala departemen, ditemani dengan Nur Isnaini Masyitoh dengan jaringan juga pemikirannya yang luas dan Nilawati dengan semangat dan kegigihan yang membara, Alvian Nurhadi dengan sikap kritis dan ras ingin tahu yang tinggi. Zidnie Dzakya U yang selalu kaya akan ide dan inovasi sehingga diamanahi sebagai kepala departemen Riset dan Pengembangan ditemani oleh Riki wahyu F yang memiliki pemikiran jauh lebih dewasa daripada yang ditampakan.

Yang mengemban dari sisi revitalisasi jaringan terdapat Abdul hafizh Asri dengan pemikiran, semangat, pengalaman dan kemampuan yang luas sehingga diamanahi sebagai kepala departemen Eksternal dibantu oleh Tisna Widya Pinashtika yang gigih dan kreatif juga Shima D yang memiliki jaringan dan pengetahuan yang luas. Pada Departemen Media terdapat Ristiani Puji L yang tidak diragukan lagi dalam kecerdasan dan kepemimpinannya ditemani dengan Asri R W yang selalu semangat dalam menghadapi hal baru. And the last but not least Departemen KNKEI dengan Aditya Kusuma P yang memiliki gaya memimpin yang unik dan Tiara Wijayaninggrum dengan kreatifitas, semangat dan kemauan yang tinggi.

Itulah 20 orang yang membantu saya dalam menjalankan tingkat estafet kepengurusan SEF UGM 2013. Rasa takut dan cemas yang ada pada diri saya sekejap pudar dan sirna, ketika saya melihat mereka ada di depan saya, membantu, menyokong dan mendukung setiap kebijakan dan kegiatan yang sama-sama kami laksanakan, bahkan saya optimis kepengurusan SEF UGM 2013 bisa lebih baik dari apa yang saya ekspektasikan sebelumnya dengan bantuan dan dukungan dari 20 orang hebat yang ada di sekitar saya. Akan tetapi tentu saja tanpa rasa sombong dan ujub sehingga menghilangkan syukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Allah swt.

Kepada pengurus harian SEF 2013, kita telah diamanahi menjadi seorang pemimpin, maka JADILAH PEMIMPIN ITU! Sesuai dengan kemampuan dan kapabilitas kita masing-masing. Ingat, tidak ada yang sulit jika kita kerjakan secara bersama, dan tidak ada yang mudah jika segalanya dikerjakan oleh satu orang. SEF adalah keluarga maka buatlah keluarga itu benar-benar keluarga. Jadikan nilai-nilai yang kita miliki khususnya nilai-nilai dalam Islam sebagai dasar bagi perjalanan panjang kita satu tahun kedepan.

Seandainya kita dalam perjalanan ke Mekkah, maka saat ini kita sudah menaiki pesawat untuk menuju kota tersebut, dan yang akan menentukan apakah kita akan sampai dan bagaimana kita akan sampai adalah diri kita sendiri. Maka, kemudikanlah pesawat ini dengan baik, lihatlah peta secara berkala dan jangan lupa untuk mengisi bahan bakar (ibadah) karena tanpa itu kita tidak akan bisa sampai dengan husnul khatimah…

Sekian

Muhamad Andira Barmana

Ketua Shariah Economics Forum 2013

Image

1 Comment

Filed under Terbuka

The Top 5 Mistakes of Unsuccessful Leaders

Leave a comment

Filed under Terbuka

Thanks For everything

Yap, Sudah lama rasanya tidak menulis di blog ini, yah mungkin hampir 4 bulan blog ini kosong, tanpa sentuhan baru dari pemiliknya dan tanpa pemikiran baru dari penulisnya.

Tulisan terakhir yang tertoreh dalam blog ini adalah tentang meninggalnya almarhumah mutiara, mungkin agak terdengar aneh ya, dan seolah-olah saya sudah putus asa setelah itu haha , beruntungnya hal teersebut tidak terjadi dan banyak kegiatan dan aktivitas yang saya lakukan dalam jangka waktu 4 bulan ini.

Yap let’s take a look to what happened one month ago..

  1. SIMFONI 2012

Simfoni 2012 merupakan masa orientasi bagi mahasiswa baru FEB UGM, ya semacam ospek lah dalam universitas, pada SIMFONI ini saya diamanahkan sebagai pemandu GAMADA (Gadjah Mada Muda–> nama baru maba tahun 2012) dan alhamdulillah saya bersama partner saya (nabila ayu) mengemban untuk memandu kelompok 33 simfoni yaitu kelompok ARU yang berjumlahkan 13 GAMADA. Berbagai karakter dan sifat ada dalam kelompok 33, segala aktivitas simfoni mulai dari Technical Meeting, persiapan hinggan hari H simfoni, dikerjakan secara bersama-sama dan senang sekali rasanya bisa menjalani simfoni bersama kelompok 33. Terimkasih nabila, terimakasih ibnu, mita, seto, prabu, khabib, nindy, vivi, purry, ako, farrel, dini, catherine dan hantyo yang telah bekerjasama dalam menjalani simfoni, Proud to be your partner Guys !!, dan makasih juga kepada mbak poppy, mas daru, dan mas bayu (koor pemandu) dan semua teman-teman pemandu juga semua panitia simfoni lainnya, sangat senang bisa bekerjasama dalam kepanitiaan SIMFONI 2012 ini, suatu pengalaman yang berharga dan tak akan terlupakan. SIMFONI ! Yes, Yes , yes ! 

oh iya satu lagi, alhamdulillah lagi saya diberi kepercayaan untuk menjadi pemandu terbaik pada simmfoni 2012, makasih sekali lagi buat mbak poppy, mas bayu dan mas daru dan semua pihak yang terlibat. gak ngerti sebenarnya kenapa bisa terpilih, padahal pemandu-pemandu yang lain banyak yang lebih berdedikasi dan sangat kompeten, tapi ya alhamdulillah dan makasih sekali  lagi.

 

2. EBK 2012

Yap acara yang kedua adalah Ekonomi Bebas Korupsi 2012, yang merupakan acara besar dari BEM FEB UGM. acara ini acara yang paling lama berjalan, kurang lebih 2 Minggu EBK 2012 ini erlangsung dari tanggal 24 Septermber hingga tanggal 8 Oktober, bahkan dilanjutkan dengan roadshow EBK Goes To School pada tanggal 14-15 Oktober. Kalo dipikir pake logika emang kayaknya agak mustahil dan cape banget ngadain acara selama dana sebanyak itu tapi ya ketika udah dijalanin, semuanya tidak terasa apalgi dibantu dnegan orang-orang super yang ada di skitar. Oh iya EBK punya 4 rangkaian acara (sesungguhnya sih 5 ) ada MInggu ANti korupsi, Sekolah Anti korupsi, konferensi Nasional dan terakhir Seminar Nasional EBK 2012 (yang ke 5 adalah roadshow). Yap kalo mau diceritain panjang banget, dan sepertinya saya akan membuat posting sendiri untuk EBK ini, intinya banyak hal yang saya dapatkan dari EBK 2012, banyak hal yang bisa saya pelajari, terutama tentang idealisme saya itu sendiri dan kontribusi yang nyata. Dan yang pasti saya juga berterima kasih sebesar-besarnya pada Ketua panitia (aldo, nadfirst dan NJ) yang telah memberikan kesempatan kepada saya, dan juga 27 orang anggota TIM acara EBK 2012 ( Ola, Nana, Dira, wira, Ikhwan, WIsik, tara, nadsyar, nia, puput, chris, marom, lucky, sho, tata, hafizh, uun, Astri, ayesh, seto, kumala, nita, nurul, wawan, sesar, dan bram = huh cape nyebutnya hehe) yang sudah sangat-sangat koordinatif dan  profesional dalam menjalankan amanahnya sebagai acara, YOU are the great guys who make the great events ! dan tentunya seluruh panitia EBK 2012, dan juga SC yang tidak bisa disebutkan satu-satu, terimaksih semua..(lebih detail akan disampaikan di post selanjutnya)

3. SETY 2012

Yap acara terakhir sebelum UTS adalah SETY 2012, dan acara ini diselenggarakan pada tgal 12-13 Oktober, seminggu bahkan 5 hari setelah EBK 2012 berakhir, yap memang agak berat, tapi alhamdulillah saya menikamati semua itu dan menjalankannya dengan ikhlas. Pada SETY 2012 saya diamanahi sebagai Penannggung Jawab dari Kompetisi Karya Tulis Ekonomi Islam. Sama dengan kompetisi karya tulis lainnya, KKTEI SETY 2012 bertemakan “Building Business Through Islamicpreneurship”, alhamdulillah KKTEI ini diikuti oleh kurang lebih 19  Peserta yang akan tersaring menjadi 5 peserta dan berhak mengikuti babak final pada tanggal 12 okt, Yap semuanya berjalan dengan lancar, dan Sety mendapat tanggapan postif dari para peserta, atas hal ini terimakasih bagi pertner saya (lilis, novi dan alvian) yang telah bersama-sama menyukseskan acara ini, dan kebali lagi kepada seluruh panitia yang telah bekeja sama.

Terdapat hal yang menarik dalam acara sety 2012 ini, saya tidak hanya mendapat pengalaman dan kenalan baru tetapi juga bisa sekalian refreshing, karena dalam KKTEI ini salh satu rangkaian acaranya adalah Tour De Yogyakarta, dan tour ini sangat berkesan bagi saya karena bisa melepas penat sekaligus menjalankan amanat haha (mohon maaf bagi yang kurang berkenana, gak ada niat ko hehe)

Itulah acara-acara yang saya jalani selama 4 bulan kebelakang sebelum UTS dimulai, banyak hal yang akan saya tulis kembali disni, tetapi mengingat keterbatasan waktu dan kondisi (lagi UTS) juga masih banyak tugas menulis menanti, maka saya urungkan niat untuk melanjutkan tulisan ini.

Bagi yang sedang UTS, semoga UTS lancar, dan diberikan kemudahan oleh Allah,\

Semangat!!

Leave a comment

Filed under Terbuka

Selamat jalan adikku, Selamat jalan Mutiaraku

Semua yang hidup pasti akan mati, dan kembali kepada Allah” ( inna lillahi wa inna ilaihi rajiuun) kata yang pertama kali saya ucapkan ketika mendengar kabar akan meninggalnya adik saya. Seakan tak percaya akan kabar tersebut, saya mencoba menghubungi ibu mencoba mengkonfirmasi akan berita tersebut dan berharap hal itu tidaklah benar. Dengan suara terbatah-batah ibuku berkata “iya ndi, adikmu mutiara telah meninggal” dan saya semakin yakin dengan menangisnya ibu saya di percakapan itu. Kesedihan menyelimuti pikiran saya, adik yang baru berumur 17 tahun sudah dipanggil oleh Allah. Tak ada yang bisa saya kerjakan untuk sesaat, kabar itu terasa berat, bahkan untuk mengabarkannya ke kerabat sangatlah berat.

Hari itu amatlah sulit, mengawali hari dengan berita kematian bukanlah hal yang mudah. Kucoba menerima dan ikhlas atas apa yang terjadi, tetapi tidak semudah itu, pertanyaan dalam benakku terus bermunculan, pertanyaan tersebut berusaha menolak takdir dan kenyataan yang terjadi. Dalam perjalanan pulang, aku tidak berhenti meratapi kejadian ini, berusaha mendapatkan jawaban atas pertanyaan yang muncul dalam benakku.

Inilah saat dimana saya benar-benar merasa tertekan, begitu banyak sms dan pesan yang masuk untuk memberikan rasa turut berduka cita, dan sedikit darinya yang saya indahkan, saya mohon maaf akan hal ini. Saya berusaha kuat dan tetap berdoa untuk adik saya, tetapi tidaklah mudah semakin saya berdoa semakin sesak rasanya menerima hal tersebut.

Inginku menjadi kuat dan dapat menenangkan kedua orangtua, tetapi aku tidak sekuat itu. Aku memang orang yang sangat sensitif, terutama hal ini menyangkut dengan kematian dan menyangkut dengan keluarga, aku tidak dapat membendungnya. Berbagai nasihat masuk untuk tetap kuat dan saling menguatkan antar keluarga, dan aku mencoba untuk menjalaninya.

Kematian adik saya tentu saja membawa banyak penyesalan dan juga hikmah dibaliknya. Rasanya ingin sekali melihat hikmah yang ada, tapi rasa sesal terus menyelimuti, rasa bersalah selalu menghampiri. Ini adalah moment terberat yang saya alami. rasa penyesalan yang paling berat adalah bahwa saya belum bisa menjadi kakak yang sebenarnya bagi adik saya, saya terlalu egois dan melupakn kodrat saya sebagai seorang kakak. ingin rasanya mengulang waktu dan memperbaiki hal itu, tetapi saya tahu hal itu tidaklah mungkin.

Mutiara khazirah Barmana, nama yang indah bagiku. Entah bagaimana aku mengungkapkannya tapi aku sangat menyayanginya.

Untuk Adikku Mutiara yang tersayang

Banyak hal yang ingin kusampaikan kepadamu,

Aku memang bukanlah kakak yang baik bagimu,

Tak bisaku merawatmu, menjagamu, dan memberikan kasih sayang layaknya seorang kakak pada adiknya.

Aku jarang mengajakmu berbicara,

Aku tidak pernah mengerti perasaanmu, bahkan tidak pernah mencoba untuk mengerti.

Keterbatasan yang kau miliki, menjadikanku tidak menganggapmu ada seutuhnya,

Bisa dikatakan aku memang kakak yang jahat, kakak yang egois, dan kakak yang kejam.

Atas apa yang aku lakukan padamu, aku rela untuk tidak dipanggil kakak olehmu,

Karena memang aku tidaklah pantas.

Tapi ada hal yang inginku kau ketahui ,

Bahwa aku sangat menyayangimu adikku, aku sangat menyayangimu mutiaraku

Memang aku tidak pernah mengucapkannya, bahkan selama 17 tahun kau hidup

Dan sekarang aku tidak yakin apa kau bisa mendengarnya

Tapi aku yakin bahwa kau mengetahui itu ..

Aku yakin kau pasti lebih senang sekarang ..

Kau pasti mendapatkan tempat yang lebih baik ..

Mendapatkan keluarga yang lebih baik ..

Dan kau memang pantas mendapatkannya..

Kau adalah sebuah mutiara yang tidak pantas untuk berada diantara batu kerikil..

Maafkan aku mutiaraku, maafkan kami ..

Maafkan kami , maafkan kami..

Mungkin seribu kata maaf tidaklah cukup atas apa yang kami lakukan..

Akan tetapi, terimalah kata itu sebagai awal dari rasa penyesalan kami..

Mutiaraku, jika kelak nanti kita bertemu, aku berharap kau sudah memaafkan kami..

Aku berharap kau menganggap kami sebagai keluargamu, karena kami akan selalu begitu ..

Walaupun aku tidak yakin bisa bertemu denganmu lagi..

Akan tetapi, sekecil apapun kemungkinan masih tetap ada dan aku pasti akan mengambil itu..”

1 Comment

Filed under Terbuka